HALMAHERA BARAT – Personel Polsek Jailolo Selatan Polres Halmahera Barat bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan seorang warga lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di area kebun Desa Bangkit Rahmat, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Jumat (19/6/2026).

Korban diketahui bernama Flori Tayau (90), seorang petani yang berdomisili di Desa Bangkit Rahmat. Jenazah korban ditemukan oleh warga sekitar pukul 07.30 WIT di kawasan kebun milik warga setelah sebelumnya masyarakat mencium bau menyengat dari area hutan dan kebun setempat.
Kapolsek Jailolo Selatan bersama personel langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan masyarakat. Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan evakuasi jenazah.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui telah meninggalkan rumah sejak Senin, 8 Juni 2026. Karena korban selama ini kerap keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga akibat kondisi lanjut usia dan mengalami gangguan daya ingat (pikun), keluarga bersama warga melakukan pencarian secara mandiri hampir setiap hari.
Anak korban, Juspina Tontong, menjelaskan bahwa korban sudah beberapa kali meninggalkan rumah dan selalu berhasil ditemukan kembali oleh keluarga. Oleh sebab itu, keluarga tidak langsung melaporkan kehilangan tersebut kepada pihak kepolisian karena menganggap kejadian tersebut merupakan kebiasaan yang sering terjadi.
Penemuan korban bermula ketika sejumlah warga yang sedang berada di kebun mencium bau busuk dari arah hutan pada Kamis sore (18/6/2026). Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada keluarga dan masyarakat setempat. Keesokan harinya, warga bersama keluarga kembali melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia.
Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kelelahan mengingat usia korban yang telah lanjut serta kondisi medan hutan yang cukup berat.
Setelah proses identifikasi dan evakuasi selesai dilakukan, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Desa Bangkit Rahmat untuk disemayamkan sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.
Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Penolakan tersebut disampaikan secara resmi kepada pihak kepolisian setelah keluarga memahami kondisi dan hasil pemeriksaan awal di lapangan.
Kapolsek Jailolo Selatan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan serta mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga lanjut usia yang mengalami gangguan daya ingat guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
( Humas Polres Halmahera Barat ).









