Polsek Loloda Gerak Cepat Tangani Korban Jatuh di Tebing Air Terjun Kali Butu

Halmahera Barat – Personel Polsek Loloda bergerak cepat menangani peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia usai terjatuh dari tebing Air Terjun Kali Butu, Desa Tasye, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, Sabtu (9/5/2026).

Korban diketahui bernama Risal Bunga (35), seorang petani asal Desa Tuguis, Kecamatan Tabaru, Kabupaten Halmahera Barat.

Kapolsek Loloda bersama anggota menerima informasi dari masyarakat Desa Kedi sekitar pukul 18.24 WIT terkait adanya warga yang terjatuh di kawasan tebing air terjun Kali Butu hingga meninggal dunia.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Loloda bersama personel langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan tiba di kawasan Jembatan Kali Butu sekitar pukul 18.50 WIT.

Berdasarkan keterangan saksi Risno Djin, sebelum kejadian dirinya bersama korban dan saksi lainnya, Adri Karatasi, baru selesai mencari ikan menggunakan aki dan hendak pulang melalui jalur tebing air terjun Kali Butu.

Di tengah perjalanan, saksi Risno Djin kembali turun ke bawah tebing karena sandal miliknya tertinggal. Sementara korban bersama Adri Karatasi melanjutkan perjalanan menaiki tebing.

Setelah selesai mengambil sandal dan kembali naik, saksi Risno Djin bertemu dengan Adri Karatasi yang menyampaikan bahwa korban telah terjatuh dari tebing. Kedua saksi kemudian segera meminta bantuan warga sekitar.

Saat personel Polsek Loloda tiba di lokasi, korban telah berhasil dievakuasi masyarakat menuju area dekat jembatan untuk menunggu mobil ambulans.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Polsek Loloda langsung melakukan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya menerima laporan masyarakat, mendatangi dan mengamankan TKP, memasang police line, serta membantu proses evakuasi korban untuk dipulangkan ke rumah duka.

Kapolsek Loloda juga berkoordinasi dengan pihak gereja dan pemerintah desa setempat untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar sementara waktu tidak melakukan aktivitas wisata maupun hiking di kawasan Air Terjun Kali Butu karena kondisi medan yang berbahaya.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di lokasi-lokasi yang memiliki risiko tinggi,” ujar Kapolsek Loloda.

Peristiwa ini menjadi perhatian bersama agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bahaya di kawasan wisata alam, khususnya di wilayah tebing dan air terjun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *