Halmahera Barat – Akses jalan lintas darat menuju Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, terputus akibat longsor di sejumlah titik. Longsor dipicu cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak Selasa hingga Rabu (6–7/1/2026).

Kapolsek Loloda melakukan pengecekan langsung kondisi jalan pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIT, sekaligus berkoordinasi dengan pihak PNPB untuk memastikan situasi di lapangan serta melakukan pencegahan terhadap masyarakat yang berupaya melintas melalui jalur darat dari Desa Goin menuju Desa Kedi.
“Hasil pengecekan sementara terdapat sekitar 14 titik longsoran yang menyebabkan akses jalan terputus total, sehingga sangat berbahaya untuk dilalui,” ungkap Kapolsek Loloda.
Sekitar pukul 16.00 WIT, Kapolsek Loloda kembali melakukan pengecekan dan berpapasan dengan pihak Balai Kementerian PUPR yang telah tiba di lokasi jalan masuk Desa Goin. Pihak balai membawa 1 unit excavator untuk membersihkan material longsoran yang menutup badan jalan. Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Loloda turut menyampaikan laporan situasi dan kondisi titik-titik longsor guna mempercepat proses penanganan.
Longsor terjadi di ruas jalan lintas Desa Goin, Kecamatan Ibu Utara, menuju Gunung Opan, Kecamatan Loloda, yang mengakibatkan beberapa akses jalan rusak parah dan tidak dapat dilalui kendaraan. Meski cuaca pada Kamis pagi hingga siang terpantau cerah, kondisi jalan masih belum aman untuk dilewati.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu informasi lanjutan terkait progres pembersihan material longsoran oleh Balai PU Provinsi.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.















