Kapolres Halbar Tegaskan Pengusutan Dugaan Penyimpangan Proyek DKP Rp5,02 Miliar Berdasarkan Keluhan Nelayan

*JAILOLO* – Polres Halmahera Barat memastikan penanganan perkara dugaan penyimpangan proyek pengadaan kapal tangkap fiberglass beserta sarana pendukungnya pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Halmahera Barat Tahun Anggaran 2024 berjalan secara transparan dan akuntabel.

 

Proyek pengadaan Kasko 3 GT fiberglass beserta alat tangkap ikan dan sarana keselamatan pelayaran tersebut memiliki nilai kontrak *Rp5.027.850.450,-* atau *lima miliar dua puluh tujuh juta delapan ratus lima puluh ribu empat ratus lima puluh rupiah*.

Kapolres Halmahera Barat *AKBP Teguh Patriot, S.I.K., M.T.*, menyampaikan penyelidikan ini merupakan respons cepat kepolisian atas keluhan dan laporan kelompok nelayan penerima manfaat terkait asas manfaat dan kondisi bantuan yang disalurkan.

“Kami menerima masukan dan keluhan dari masyarakat nelayan selaku penerima bantuan. Menindaklanjuti hal tersebut, tim penyidik saat ini bergerak intensif melakukan pendalaman serta mengumpulkan fakta-fakta hukum terkait pelaksanaan proyek senilai Rp5,02 miliar ini,” ujar AKBP Teguh Patriot, Jumat 5/6/2026.

Hingga saat ini penyidik telah meminta klarifikasi dari puluhan saksi untuk mencocokkan fakta di lapangan dengan dokumen perencanaan. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh terhadap jajaran internal dinas selaku pengelola anggaran, panitia pengadaan, pihak rekanan/penyedia jasa, hingga puluhan nelayan yang terdaftar sebagai kelompok penerima bantuan.

Selain memeriksa saksi, penyidik juga telah mengamankan dokumen krusial terkait proses perencanaan, kontrak kerja, dan mekanisme penyaluran bantuan untuk dianalisis lebih lanjut.

Kapolres menegaskan Polres Halmahera Barat mengedepankan prinsip profesionalisme dan kehati-hatian dalam mengusut tuntas perkara ini. Pihaknya berencana melibatkan ahli teknis serta lembaga auditor resmi guna memastikan ada atau tidaknya kerugian negara maupun pelanggaran regulasi.

“Fokus kami memastikan hak-hak masyarakat nelayan terpenuhi sesuai aturan dan anggaran negara dipertanggungjawabkan dengan benar. Kami berharap semua pihak menghormati proses hukum yang berjalan, dan setiap perkembangan signifikan akan kami sampaikan secara transparan kepada publik,” pungkas Kapolres Halbar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *