Jaga Kelestarian Satwa Liar, Ditpolairud Polda Malut Terima Penghargaan dari Gubernur Papua Barat

HUMAS POLDA MALUT -Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara menerima penghargaan dari Gubernur Papua Barat atas keberhasilan pelaksanaan translokasi dan pelepasliaran satwa barang bukti endemik Papua.

Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Pegunungan Kwau, Distrik Mokwam, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Rabu (11/3/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya Ditpolairud Polda Maluku Utara dalam mendukung pelestarian satwa liar serta menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di wilayah Papua Barat.

Kegiatan translokasi dan pelepasliaran satwa barang bukti tersebut dilaksanakan di kawasan Pegunungan Kwau, Distrik Mokwam, Kabupaten Manokwari, yang dikenal sebagai salah satu habitat alami berbagai satwa endemik Papua.

Direktur Polairud Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Azhari Juanda, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan perlindungan terhadap satwa liar yang dilindungi.

Ia menjelaskan, satwa yang dilepasliarkan merupakan barang bukti hasil penegakan hukum terhadap tindak pidana perdagangan satwa liar. Setelah melalui proses penanganan dan pemeriksaan kesehatan, satwa tersebut kemudian dikembalikan ke habitat alaminya.

Menurut Azhari, pelepasliaran satwa endemik Papua di kawasan Pegunungan Kwau diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan populasi satwa liar di alam.

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi konservasi, guna memastikan proses translokasi dan pelepasliaran satwa berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur konservasi.

Pemerintah Provinsi Papua Barat memberikan apresiasi kepada Ditpolairud Polda Maluku Utara atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga kelestarian satwa liar serta mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian satwa liar serta lingkungan hidup dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *