Polsek Jailolo Ikuti Binro Keagamaan di Lapas Kelas IIB Jailolo, Dorong Warga Binaan Perkuat Iman dan Perbaiki Diri

JAILOLO, HALMAHERA BARAT – Kepolisian Sektor (Polsek) Jailolo menghadiri kegiatan Bimbingan Rohani (Binro) Keagamaan Islam yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Seksi Pembinaan Lapas Kelas IIB Jailolo sebagai upaya memberikan pembinaan mental dan spiritual kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan turut dihadiri Kapolsek Jailolo Iptu Latita, S.H., M.H., Kasi Binaan Lapas Kelas IIB Jailolo Rakib Teapon, S.H., Al-Ustadz Abdul Rauf dari Pondok Al-Fatah Jawa Barat, Al-Ustadz Muhammad Sa’ad dari Pondok Al-Fatah Jawa Barat, serta sekitar 30 orang WBP.

Dalam kegiatan tersebut, Kasi Binaan Lapas Kelas IIB Jailolo Rakib Teapon menyampaikan bahwa Binro menjadi sarana untuk memperkuat iman dan ketakwaan, sekaligus mendorong warga binaan untuk melakukan perbaikan diri.

“Setiap orang berhak berubah menjadi lebih baik. Masa lalu boleh berlalu, namun masa depan masih dapat kita perbaiki,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, kegiatan Binro juga diarahkan untuk menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif di lingkungan Lapas melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, saling menghormati serta membangun harapan bagi warga binaan.

Sementara itu, Al-Ustadz Muhammad Sa’ad menyampaikan materi mengenai pentingnya ketakwaan, kesabaran dan upaya memperbaiki diri. Materi juga membahas makna pertobatan serta pentingnya membangun harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Jailolo Iptu Latita, S.H., M.H., memberikan pesan kepada para WBP agar tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah SWT.

Kapolsek mengajak seluruh warga binaan untuk memanfaatkan kegiatan pembinaan rohani sebagai momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperbaiki kehidupan.

“Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah. Kita semua sedang berproses untuk menjadi hamba yang lebih baik. Jika niat untuk berubah sudah ada di hati, insya Allah pertolongan Allah akan datang,” pesan Iptu Latita.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus berupaya mendampingi dan mengajak warga binaan untuk belajar serta berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat.

“Kami dari pihak kepolisian akan terus berupaya mendampingi dan mengajak bapak-bapak sekalian untuk terus belajar dan berkembang,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa penutup dan foto bersama. Seluruh kegiatan Binro Keagamaan Islam di lingkungan Lapas Kelas IIB Jailolo berakhir dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.

“Melalui pembinaan rohani, diharapkan warga binaan semakin kuat secara spiritual, mampu memperbaiki diri, serta memiliki bekal positif untuk kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *