Polres Halmahera Barat melalui Polsek Loloda bergerak cepat merespons musibah tanah longsor yang melanda Desa Soa-Sio dan Desa Kedi, Kecamatan Loloda, pada Rabu 7 Januari 2026. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras berkepanjangan sejak 6 Januari 2026, yang menyebabkan tebing di sekitar permukiman warga longsor pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIT.

Akibat kejadian tersebut, dua warga meninggal dunia karena tertimbun material longsor, sementara tiga warga lainnya mengalami luka-luka dan langsung mendapat perawatan medis di Puskesmas. Selain korban jiwa, sebanyak 17 rumah warga terdampak, terdiri dari 9 rumah rusak berat dan 8 rumah rusak ringan, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Kapolsek Loloda bersama personel Polri, TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat setempat bergotong-royong membantu proses evakuasi korban serta pembersihan material longsor. Berkat kerja sama tersebut, kedua korban yang tertimbun berhasil ditemukan pada pagi hari.
Selain melakukan penanganan di lokasi, Polsek Loloda juga melakukan pendataan, membantu warga mengevakuasi barang berharga, serta memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada mengingat cuaca yang masih tidak menentu.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat pada situasi bencana ini merupakan wujud komitmen pelayanan kemanusiaan dan dukungan moril kepada warga yang terdampak. Polres Halmahera Barat menyampaikan duka cita mendalam atas korban yang meninggal dunia dan berharap warga tetap waspada serta saling membantu menghadapi bencana alam.








