HUMAS POLDA MALUT – Polda Maluku Utara menggelar Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Pekat Kie Raha I Tahun 2026 sebagai langkah awal pemberantasan penyakit masyarakat menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Biro Operasi Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Teguh Kariyadi, S.I.K., mewakili Kapolda Maluku Utara, Kamis (29/1/2026).

Latpra Ops Pekat Kie Raha I-2026 berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polda Maluku Utara dan diikuti oleh personel yang akan terlibat langsung dalam pelaksanaan operasi. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman teknis serta meningkatkan kesiapan personel sebelum diterjunkan ke lapangan.
Dalam sambutan Kapolda Maluku Utara yang dibacakan oleh Karo Ops, ditegaskan bahwa Operasi Pekat Kie Raha I-2026 dilaksanakan dalam rangka pemberantasan berbagai penyakit masyarakat, seperti aksi premanisme, peredaran minuman keras, narkoba, perjudian, prostitusi, serta tindak pidana pencurian.
Operasi ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa tema Latpra Ops menekankan peningkatan kemampuan personel dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Maluku Utara. Tema tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Polda Maluku Utara dalam menjaga stabilitas keamanan masyarakat.
Kapolda juga menekankan pentingnya pelatihan pra operasi agar setiap personel memahami tugas, tanggung jawab, serta sasaran operasi yang meliputi orang, tempat, dan barang. Dengan pembekalan tersebut, diharapkan pelaksanaan operasi dapat berjalan optimal dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Operasi Pekat Kie Raha I-2026 merupakan operasi kepolisian kewilayahan yang akan dilaksanakan selama 10 hari, terhitung mulai 30 Januari hingga 8 Februari 2026. Operasi ini bersifat tertutup dengan mengedepankan penegakan hukum secara represif yang didukung oleh langkah-langkah preemtif.
Menutup sambutannya, Kapolda Maluku Utara menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Latpra Ops. Ia berharap pengabdian yang dilaksanakan dengan penuh keikhlasan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Maluku Utara menjelang bulan suci Ramadan.











